Belajar dengan kegigihan J.K. Rowling

Joanne rowling atau dengan nama pena-nya J.K. rowling, merupakan penulis buku best seller harry potter yang juga meraup kesuksesan di setiap seri filmnya. Siapa sangka jika dulu sebelum bukunya meledak dipasaran. Ia ditolak oleh penerbit beberarapa kali namun tak membuat kegigihannya pudar

Jo muda adalah pribadi yang kutu buku yang hanya tau belajar dan membaca buku. “aku hidup untuk buku”, tuturnya.
Saat masih muda, ia sangat menyukai belajar bahasa perancis dari silabus klasik. Bahkan saat ia sedang menempuh study di Exeter University, ia sampai harus membayar 60 pound untuk tagihan perpustakaan karena telah habis tenggang meminjam di perpustakaan. Bahasa perancis yang ia pelajari juga turun andil dalam pembuatan mantra di serial harry potter. Saat selesai study ia semppat mengajar di Edinburg. Namun di sela sela waktu luang ia mencoba menyelesaikan naskahnya.

Jo memulai menulis harry potter di tahun 1990 dan delapan tahun kemudian akhirnya ia berhasil menerbitkan buku pertamanya. ada tahun 2001, film adaptasi dari buku pertama dirilis oleh Warner Bros disusul dengan 6 jilid buku lainnya.
Semua buku J.K Rowling selalu masuk dalam jajaran buku terlaris dunia. Bahkan tidak hanya harry potter yang diangkat menjadi film. Buku fantastic beast series juga digarap menjadi film dan laris manis di pasaran.

Belajar dari kisah J.K. Rowling, jika kita terus berusaha. Niscaya hasil tidak akan mengkhiati usaha. Jadikan kegagalan sebagai evaluasi dan memperbaiki diri. Apapun baik berkarya ataupun melakukan hal lainnya. Semua akan menghasilkan sesuatu yang tak terduga jika kita mengerjakannya dengan sungguh sungguh sepenuh hati

(sumber: jkrowling.com)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *